KONSEP KEADILAN TUHAN: STUDI PEMIKIRAN TEOLOGI ABU MANSUR AL-MATURIDI
Afrizal Mansur; Andi Saputra
Awtorlar
Afrizal Mansur
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Annotasiýa
Penelitian ini mengetengahkan kajian tentang keadilan Tuhan, sebuah persepsi al-Maturidi atas keterkaitan antara perbuatan manusia dengan kehendak mutlak-Nya. Berangkat dari keyakinannya bahwa Tuhan adalah Maha Adil ( al-‘Adl ) dan Maha Bijaksana ( al-Hakim ), al-Maturidi menyatakan bila Dia tidak akan melakukan tindakan sewenang-wenang. Berseberangan dari Mu’tazilah yang dengan tanpa sedikitpun mengakui adanya campur tangan Tuhan pada perbuatan manusia, juga al-Asy’ari dengan pikiran bahwa manusia sifatnya hanya melakoni sebagai garis takdirnya, al-Maturidi mencoba melerai kedua ekstremisme pandangan ini dengan mengajukan konsep masyi’ah dan ridha-Nya. Baginya, Tuhan dan manusia memiliki andil pada perbuatan yang diwujudkan. Jika yang pertama menyediakan ragam potensi dalam diri manusia, maka peran manusia dengan kemauan ( masyi’ah ) nya adalah memilih antara melakukan kebaikan atau kejahatan. Ketersediaan ruang memilih inilah yang dalam pandangan al-Maturidi menjadikan wajar adanya kewajiban pertanggungjawaban manusia di hadapan Tuhan.
Neşir maglumatlary
- DOI
- 10.24014/af.v17i2.6373
- Žurnal
- Al-Fikra Jurnal Ilmiah Keislaman
- Tom / San
- 17 / 2
- Sahypalar
- 339
- ISSN
- 2502-7263
- Salgylanma sany
- 1
Elýeterlilik
Maglumat çeşmeleri
- unpaywall10.24014/af.v17i2.63732026-07-10T14:40:13.254253+03:00
- crossref10.24014/af.v17i2.63732026-07-10T14:39:20.222708+03:00
- openalexW29547423642026-07-10T14:39:08.099337+03:00