الوطنية في شعر الشيخ زين الدين: دراسة بنيوية توليدية
Zurril Husaini
Annotatsiya
ABSTRAK\n\nNasionalisme merupakan kesadaran bersama yang dapat mempersatukan suku- suku bangsa yang hidup dinusantara. Nasionalisme di Indonesia lahir bersamaan dengan tumbuhnya keinginan seluruh rakyat Indonesia untuk membentuk negara kesatuan. Adapun Sasak Indonesia merupakan symbol nasionalisme yang menjadi magnet tersendiri bagi kesukuan sasak untuk perkembangan, kemajuan dan kemerdekaan tanah air sehingga membentuk suatu peradaban yang baru terhadap Negara Indonesia. Kecintaan masyarakat sasak terhadap tanah air melahirkan ikatan yang kuat yaitu Ikhwanusshofa, merupakan Sebuah ikatan kesukuan yang kuat untuk selalu sedia dan setia memperjuangkan tanah air, menumbuhkan keyakinan serta kepercayaan diri untuk menggapai puncak kejayaan yaitu kemerdekaan.\n\nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bait-bait mana yang di dalamnya terdapat ajakan untuk berjuang sekaligus untuk mengetahui keadaan masyarakat Lombok saat itu dalam sya'ir Yaa Fata Sasak.\n\nDalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kajian pustaka. yaitu buku- buku yang berkaitan dengan tema penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang mana data-datanya di kumpulkan dari hasil wawancara dan materi-materi yang ada di perpustakaan.\n\nHasil penelitian ini adalah memerdekakan masyarakat Lombok dari sisi pendidikan. Lahirnya Madrasah Nahdlatul Wathan (NWDI) merupakan titik awal reformasi sistem pendidikan islam yang ada dilombok. Hal ini dilakukan untuk memodrnisasikan dan mendorong umat dan masyarakat muslim agar mempelajari dan memanfaatkan kemajuan teknologi modern yang selama ini tidak dipelajari dimadrasah atau pondok pesantren. Kemudian mendirikan madrasah Nahdlatul Banat yang dikhususkan bagi wanita. Ini adalah salah satu bentuk penghargaan Negara terhadap kaum wanita, karena berdirinya madrasah nahdlatul banat (NBDI) bertepatan dengan hari kebangkitan kaum wanita yang sering disebut dengan hari Kartini.\n\nABSTRACT\n\nNationalism is a collective consciousness that can unite the tribes that live in the archipelago. Nationalism in Indonesia born along with the growing desire of the Indonesian people to form a unitary state. The Sasak Indonesia is a symbol of nationalism which became a magnet for tribal sasak for development, progress and independence of the country so as to form a new civilization of the State of Indonesia. The love of the homeland Sasak community bore a strong bond that is Ikhwanusshofa, is a strong community ties to always willing and faithful to fight for the country, to gain confidence, and confidence to reach the heyday of independence.\n\nThis study aims to determine which verses in which there is a call to fight as well as to determine the current state of Lombok people in poetry Yaa Fata Sasak.\n\nIn this study, researchers used the method of literature review. namely books relating to the theme of the research. This research is a qualitative